Menurut SehatQ, Menjaga Berat Badan Sangat Berperan Dalam Mencegah Aterosklerosis

  • Whatsapp
Menurut-SehatQ-Menjaga-Berat-Badan-Sangat-Berperan-Dalam-Mencegah-Aterosklerosis
Foto dari Canva Pro

Istilah ‘kegemukan’ atau memiliki berat badan kurang ideal, tidak sesuai dengan tinggi badan, hingga mencapai masalah obesitas memang sering dikaitkan dengan sejumlah risiko gangguan kesehatan. Sebab, berat badan berlebih bisa menjadi satu faktor utama seseorang terkena penyakit berbahaya seperti penyakit jantung dan diabetes. Selain itu SehatQ, terdapat pula jenis penyakit lain yang siap menghantui yaitu aterosklerosis.

Aterosklerosis Menjadi Penyebab Utama Penyakit Jantung

Apa itu aterosklerosis? Aterosklerosis merupakan terjadinya penyumbatan serta penebalan arteri akibat tertumpuknya plak-plak di area dinding arteri tersebut. Hal ini bisa didukung oleh adanya kerusakan pada lapisan sel di dinding arteri yang membuat aliran darah menjadi tidak lancar.

Read More

Gangguan ini yang memicu seseorang terkena penyakit jantung, dan salah satu faktor terbesarnya karena kurang menjaga berat badan. Organ jantung bertugas memompa aliran darah, bukan? Maka dari itu, ketika aliran tidak lancar, organ satu ini pun ikut tidak lancar bekerja.

Dapat Terjadi di Berbagai Bagian Arteri Mana Pun

Meski lebih sering menyerang jantung, gangguan kesehatan aterosklerosis bisa terjadi di berbagai bagian arteri mana pun. Seperti otak, ginjal, maupun kaki. Gangguan kesehatan ini tidak hanya menyerang orang usia dewasa, tetapi menyerang anak-anak. Bahkan bisa muncul sejak seseorang masih anak-anak, kemudian penyakit pun berkembang seiring bertambahnya usia.

Batasi Asupan dan Pilih Makanan Minuman Rendah Lemak

Agar tubuh tetap stabil berat badannya, dibutuhkan pembatasan asupan yang dikonsumsi sehari-hari. Contohnya membatasi asupan lemak, baik lemak jenuh, mau pun tak jenuh. Selain itu makanan tinggi gula pun wajib dikurangi. Makanan atau minuman yang terbuat dari bahan-bahan kiranya sulit dicerna tubuh juga harus dihindari. Misalnya makanan kemasan dan makanan instan.

Bukan hanya kandungan lemak dan gula, makanan serta minuman yang cara pengolahannya kurang tepat pun bisa menjadi penyebab berat badan mudah naik. Seperti kentang dan kacang yang diolah dengan cara digoreng, ayam krispi, olahan tepung, serta olahan telur.

Perubahan Gaya Hidup Dipercaya Bisa Membantu Mencegah Risiko

Langkah pencegahan yang tidak kalah penting untuk jaga berat badan ialah mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan teratur. Gaya hidup ini  bisa berupa hindari merokok dan jauhi alkohol, istirahat di jam yang seharusnya (tidak terlalu larut malam), perbanyak minum air putih, makan teratur sesuai jadwal.

Lalu jauhi kebiasaan konsumsi camilan, juga bisa dengan mengurangi kebiasaan makan di luar rumah (masak menu bernutrisi sendiri sehari-hari). Jangan lupa aktif bergerak seperti rutin berolahraga, disertai menghindari perasaan stress. Rutin melakukan aktivitas fisik juga tidak kalah penting untuk menstabilkan angka timbangan.

Mulai Peduli Jumlah Kalori yang Masuk Sehari-Hari

Selain konsumsi asupan bernutrisi, bergizi, dan rendah lemak, Anda bisa pula mulai peduli dengan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh setiap harinya. Anda bisa mencari informasi atau mengunduh daftar kalori pada bahan-bahan makanan melalui internet. Anda juga bisa selalu memperhatikan kandungan bahan dan besar kalori pada kemasan makanan dan minuman.

Temukan lebih banyak informasi seputar kesehatan, hingga melakukan chat bersama para dokter melalui SehatQ sebagai portal kesehatan lengkap yang sangat mudah untuk diakses. Anda juga bisa lebih praktis membuat janji dengan rumah sakit atau laboratorium untuk melakukan check up kesehatan. Dapatkan obat dan perlengkapan penunjang kesehatan melalui Toko SehatQ yang menyediakan berbagai produk kesehatan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *